Dana BOS Pemeliharaan SMPN 2 Katapang Ratusan Juta per Tahun, Sejumlah Fasilitas Sekolah Justru Memprihatinkan

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:42 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BANDUNG, – Realisasi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 2 Katapang, Kabupaten Bandung, menjadi sorotan setelah sejumlah fasilitas sekolah dinilai belum mendapatkan pemeliharaan secara optimal, meski anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana setiap tahunnya mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan pantauan AgaraNews pada Jumat (31/7/2026), ditemukan beberapa kondisi fasilitas yang memerlukan perhatian. Di antaranya dua unit urinoir portabel di toilet siswa laki-laki yang tidak berfungsi, sejumlah lantai keramik yang terlihat retak dan diduga telah berlangsung cukup lama, serta beberapa ruang kelas yang cat dindingnya tampak pudar dan kusam.

Selain itu, wastafel yang berada di dekat toilet musala juga tidak berfungsi. Hampir seluruh pintu ruang kelas diketahui tidak lagi memiliki kunci, sementara bagian belakang beberapa ruang kelas di sekitar area kantin terlihat belum dilakukan pengecatan kembali.

Meski area luar sekolah secara umum terlihat bersih dan tertata rapi, sejumlah kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pelaksanaan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SMP Negeri 2 Katapang menerima Dana BOS Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1.569.020.000 dengan jumlah peserta didik sebanyak 1.342 siswa. Dari total anggaran tersebut, alokasi untuk pemeliharaan sarana dan prasarana tercatat sebesar Rp287.274.400.

Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2024, anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana mencapai Rp208.359.600.

Dengan besaran anggaran tersebut, sejumlah pihak menilai kondisi fasilitas sekolah semestinya dapat dipelihara secara berkala sehingga kerusakan yang mengganggu aktivitas belajar mengajar dapat diminimalkan.

Namun demikian, perlu diketahui bahwa pada saat dilakukan pemantauan, SMP Negeri 2 Katapang sedang melaksanakan prosesi pergantian kepemimpinan kepala sekolah dari Neneng Jubaidah, S.Pd., M.Hum. kepada H. Dede Supardi, S.Pd.**, yang sebelumnya bertugas sebagai guru di SMP Negeri 1 Arjasari.

Karena masih dalam rangkaian kegiatan serah terima jabatan tersebut, Kepala SMP Negeri 2 Katapang yang baru belum sempat dimintai keterangan terkait kondisi fasilitas sekolah maupun realisasi penggunaan anggaran pemeliharaan.

Media  akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah guna memperoleh penjelasan resmi mengenai pelaksanaan penggunaan Dana BOS, khususnya pada komponen pemeliharaan sarana dan prasarana, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang, akurat, dan sesuai dengan prinsip jurnalistik.

(SAIPULLAH)

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Ganja 4,7 Kg Disembunyikan di Bawah Tempat Tidur, Satresnarkoba Bongkar Peredaran di Ketambe

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:48 WIB

Perkuat Perang Melawan Narkoba, Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan Satresnarkoba Harus Bergerak Hingga ke Akar Jaringan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Laporan Masyarakat Berujung Penangkapan, Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Sinergi Polisi dan Masyarakat Berbuah Hasil, Seorang Penyalahgunaan Sabu Kembali Terungkap

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Perkuat Sinergitas Antar-Instansi, Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:37 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Agara Bongkar Peredaran Sabu di Lawe Alas

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:41 WIB

Dua Jam Berselang, Pengembangan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Berbuah Hasil, Pemasok Sabu Berhasil Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:43 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Sinergi dengan Dunia Pendidikan Lewat Kunjungan ke SMP Negeri 1 Kutacane

Berita Terbaru